PILARBMR.COM, BOLSEL– Aroma kebohongan yang katanya secara sistematis menggagalkan program Pemerintah Pusat dan arahan Gubernur YSK di Desa Salongo, kecamatan Bolaang uki Kabupaten Bolaang Monggondow Selatan (Bolsel) itu tak benar.
Pernyataan itu mendapat bantahan kuat dari salah seorang tokoh muda berpengaruh di Desa Salongo yang juga merupakan pemilik lahan hibah untuk proses pembangunan Kopdes Salongo.
“Bagaimana mungkin ada penolakan secara sistematis sementara Saya dan Bapak Sangadi Samsul Hasan bersama Bapak Koramil Bolaang Uki sudah meninjau dan mengukur lahan tersebut dan hasilnya memenuhi prosedur” Ungkap Suprianto Baeda
Tak hanya itu, Dirinya juga menjelaskan bahwa dengan munculnya gerakan penolakan oleh sejumlah tokoh dan sebagian masyarakat bukan karena pembangunan kopdes tetapi atas perubahan tempat atau lahan pembangunan Kopdes yang dinilai sudah sangat tidak rasional.
“Bagaimana jadinya bangunan yang tinggi 8 meter dan syarat lahan ukuran 30 X 20 kemudian modibangun di samping Masjid yang menjadi tempat ibadah, ini sudah menghilangkan nilai estetika. Bukan hanya itu, disisi lain juga lahan lapangan ini juga sudah menjadi tempat sholat masyarakat disetiap momentum hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, masa modi bangunkan Kopdes? Aneh kan”
Jelasnya
Dirinya juga melanjutkan, bahwa Masyarakat Desa Salongo sangat mengetahui bahwa Program pembagunan Kopdes merah putih ini bagian dari strategi nasional pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi berbasis desa yang juga sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Yulius Selvanus Komaling. “Namun kalau ada yang berfikir ada gerakan bentuk kelompok yang menolak pembangunan kopdes desa salongo itu hanya pikiran yang tersesat”
Tegasnya
Lanjutnya, Bahkan hampir semua masyarakat mengetahui bahwa belum lama ini pemdes salongo telah menggelar rapat terkait dengan proses pembagunan Kopdes dan alasan mundur dirinya dengan adanya pembangunan kopdes di lahan pribadinya.
“Saya sudah berusaha menjelaskan sesederhana mungkin alasan mundur, Namun kalau saya mau di paksa oleh keadaan, saya akan menjelaskan lebih secara terbuka dengan adanya persoalan yang muncul terkait pembagun kopdes di lahan hibah saya”
Tutupnya
(HT)”
PilarBMR | Portal Berita Online Portal Berita Online
