Saat Sangadi Berganti, Kenangan Tetap Tinggal: Pesan Haru Muh. Musliem untuk Salongo Timur

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL – Pergi meninggalkan kenangan, datang membawa harapan. Kalimat itu mewarnai acara pisah sambut Sangadi Desa Salongo Timur, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dari Muh. Musliem M. Gobel, SE., M.Si., kepada Andika Taamole, S.Sos.

Muh. Musliem yang sebelumnya menjabat sebagai Pjs Sangadi Salongo Timur kini mendapat amanah sebagai Camat Bolaang Uki. Sementara estafet kepemimpinan Desa Salongo Timur dilanjutkan Andika Taamole melalui proses pergantian antarwaktu.

Suasana haru terasa ketika Musliem menyampaikan ucapan terima kasih atas kebersamaan seluruh aparat dan masyarakat selama dirinya mengabdi di Desa Salongo Timur.

Baginya, setiap perjalanan selama memimpin desa merupakan bagian dari proses pengabdian yang meninggalkan kenangan tersendiri.

“Segala bentuk kenangan selama saya berada di Desa Salongo Timur merupakan bagian dari proses pengabdian saya. Semoga semuanya menjadi kenangan yang terindah dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat,” ungkap Musliem

Ia mengakui, selama menjalankan tugas sebagai Pjs Sangadi, banyak pengalaman dan kebersamaan yang telah dilalui bersama masyarakat maupun aparat desa. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama dirinya berada di Salongo Timur.

“Terima kasih atas seluruh kebersamaan selama saya mengabdi di Desa Salongo Timur,” ucapnya

Kini, meski telah berpindah tugas menjadi Camat Bolaang Uki, Musliem menegaskan bahwa hubungan kerja antara kecamatan dan desa harus semakin diperkuat.

Ia mengajak Sangadi baru bersama seluruh jajaran pemerintah desa untuk membangun kolaborasi yang lebih baik dalam menjalankan program pemerintahan.

“Mari kita berkolaborasi untuk menjalankan program antara kecamatan dan desa. Kita harus saling mendukung agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya

Musliem juga mengajak seluruh masyarakat dan aparat Desa Salongo Timur untuk memberikan dukungan kepada Andika Taamole yang baru dilantik sebagai Sangadi.

“Mari kita dukung pemerintah dan Sangadi yang baru dilantik,” ajaknya

Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk memperkuat pemerintahan desa, bukan membuka ruang perbedaan baru.

Karena itu, ia menyarankan Sangadi Andika Taamol segera membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes).

“Saya sarankan Sangadi yang baru untuk melaksanakan Musdes. Dari situ kita bisa mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat,” katanya

Musliem juga mengingatkan agar dalam menjalankan roda pemerintahan desa, khususnya menyangkut pengelolaan dan proses keuangan desa, koordinasi dengan pihak kecamatan harus terus dilakukan.

“Intinya, semua harus dikoordinasikan dengan kecamatan, terutama dalam hal proses keuangan,” tegasnya

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa estafet kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, tetapi juga kesinambungan tata kelola pemerintahan yang harus berjalan sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Sangadi baru Andika Taamol menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar. Ia menegaskan bahwa jabatan Sangadi bukanlah milik pribadi, melainkan amanah bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

“Bagi saya, jabatan ini milik kita bersama, bukan milik pribadi. Yang terpenting adalah seberapa baik saya bisa memberikan manfaat bagi Desa Salongo Timur dan masyarakat,” kata Andika

Andika juga menyampaikan penghargaan kepada Musliem atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Desa Salongo Timur.

“Sedalam-dalamnya saya menyampaikan terima kasih kepada Sangadi sebelumnya yang telah mengabdi dan berbakti. Semoga segala pengabdian yang telah diberikan menjadi pahala,” ujarnya

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mengakhiri segala perbedaan dan kembali merapatkan barisan.

“Mari kita lupakan segala bentuk perbedaan dan kita eratkan tali persaudaraan. Kita fokus menjalankan program dan membangun Desa Salongo Timur,” tegasnya

Andika menyadari dirinya tidak mungkin bekerja sendiri. Ia membutuhkan dukungan aparat desa dan masyarakat untuk menjalankan amanah hingga akhir masa jabatan.

“Saya membutuhkan bantuan, saran dan pendapat dari bapak dan ibu semua. Apa pun masukan yang diberikan akan terus saya terima demi kepentingan Desa Salongo Timur,” katanya

Di tengah momentum pergantian kepemimpinan tersebut, satu pesan tampak menjadi benang merah: pengabdian boleh berganti orang, tetapi kepentingan masyarakat tidak boleh berhenti.

Musliem pergi membawa kenangan dari masa pengabdiannya. Andika datang membawa harapan baru.

Kini, keduanya berada dalam ruang pengabdian yang berbeda – Musliem di tingkat kecamatan dan Andika di tingkat desa. Namun keduanya memiliki tujuan yang sama: memastikan pemerintahan hadir, bekerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat Salongo Timur.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Pimpin HUT Sulut Ke-62 dan Harhubnas, Wabup Deddy Tekankan Disiplin, Integritas hingga Pengelolaan ADD

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar upacara dalam rangka …