Bukan Sekadar Takut Ditilang! Bupati Iskandar Dukung Operasi Patuh Klabat 2026, Keselamatan Rakyat Jadi Taruhan

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL – Keselamatan di jalan raya bukan perkara sepele. Satu kelalaian bisa berujung petaka, satu pelanggaran dapat mengancam nyawa. Pesan inilah yang menjadi pengingat penting di tengah pelaksanaan Operasi Patuh Klabat Tahun 2026 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Bupati Bolsel, Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Klabat 2026 yang berlangsung di Lapangan Hitam Polres Bolsel, Senin (26/10/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bolsel tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya kepolisian menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Operasi ini bukan semata-mata tentang razia, teguran, atau penindakan terhadap pelanggar. Lebih dari itu, ada misi yang jauh lebih penting: membangun kesadaran bahwa setiap orang yang berada di jalan raya memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya dan orang lain.

Sebab, jalan raya bukan hanya ruang untuk mencapai tujuan. Di sana ada orang tua yang menunggu anaknya pulang, ada anak-anak yang menanti kepulangan orang tuanya, dan ada keluarga yang menggantungkan harapan pada setiap perjalanan orang-orang tercinta.

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak seharusnya lahir hanya karena takut ditilang. Kesadaran tersebut harus tumbuh dari pemahaman bahwa keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada terburu-buru sampai ke tujuan.

Masyarakat Bolsel diimbau untuk selalu mematuhi rambu dan marka jalan, melengkapi surat-surat kendaraan, memastikan kelayakan kendaraan, serta menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor. Setiap pengguna jalan juga diminta menghindari perilaku berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Operasi Patuh Klabat 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengubah kebiasaan, bukan sekadar menertibkan pelanggaran. Sebab, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditemukan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dan berkurangnya risiko kecelakaan di jalan raya.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Bolsel bersama kepolisian dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya berlalu lintas yang bertanggung jawab.

Pada akhirnya, tujuan utama penegakan aturan bukan sekadar membuat pengendara takut melanggar, melainkan memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk tiba di tujuan dengan selamat.

Karena di balik setiap perjalanan, ada keluarga yang menunggu. Dan keselamatan adalah tanggung jawab yang tidak boleh ditawar.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bolsel, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bolsel.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

DPRD Bolsel Ikut Bidik Potensi Wisata Bahari, Dorong PAD dan Kerja Sama Internasional

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL– DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) turut mengambil bagian dalam studi …