PILARBMR.COM, BOLSEL – Tanggal 27 Oktober bukan sekadar penanda bertambahnya usia Kecamatan Bolaang Uki. Di balik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-177 pada 27 Oktober 2026, tersimpan perjalanan panjang tentang kerajaan, perpindahan pusat pemerintahan, perubahan tatanan wilayah, serta warisan sejarah yang membentuk identitas masyarakat Bolaang Uki hingga hari ini.
Sejarah Bolaang Uki, sebagaimana tergambar dalam catatan kronologi sejarah yang beredar, bermula pada 1849–1850. Pada masa pemerintahan Raja Bolango Aliyudin Iskandar Goebal Badiman (1837–1867), pusat Kerajaan Bolango Bangka dipindahkan ke Negeri Uki, wilayah yang berada di antara Buntalo dan Lolak. Perpindahan tersebut menjadi tonggak penting yang menandai penggunaan nama Kerajaan Bolaang Uki.
Perjalanan sejarah itu kemudian memasuki babak baru pada 1901. Kerajaan Bolaang Uki tercatat menjadi bagian dari Afdeeling Bolaang Mongondow, bersama Kerajaan Bolaang Mongondow, Kerajaan Bintauna, Kerajaan Kaidipang, dan Bolaang Itang. Perubahan tersebut menggambarkan dinamika pemerintahan dan hubungan antar kerajaan di kawasan Bolaang Mongondow pada masa itu.
Salah satu tanggal penting dalam perjalanan sejarah Bolaang Uki adalah 27 Oktober 1903. Pada tanggal tersebut, Raja Mohammad Kaharuddin Hasan Iskandar Van Gobol ditetapkan sebagai Raja Bolaang Uki. Bersamaan dengan itu, pusat kerajaan dipindahkan dari Negeri Uki ke wilayah Molibagu.
Peristiwa ini menjadi salah satu landasan historis yang menghubungkan perjalanan kerajaan dengan perkembangan Molibagu sebagai pusat pemerintahan Bolaang Uki. Tanggal 27 Oktober pun memiliki makna tersendiri dalam penetapan hari jadi kecamatan tersebut.
Seiring berjalannya waktu, perubahan pemerintahan terus berlangsung. Pada periode 1917–1918, Bolaang Uki bersama Kerajaan Bolaang Mongondow, Kerajaan Bintauna, dan Kerajaan Kaidipang Besar tercatat membentuk Onderafdeeling Bolaang Mongondow dengan pusat pemerintahan di Kota Mobagu.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa sejarah Bolaang Uki tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari dinamika pemerintahan dan pembentukan wilayah di kawasan Bolaang Mongondow.
Perjalanan sejarah Bolaang Uki berlanjut pada 4 Juli 1959. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959, dibentuk Daerah Tingkat II Kabupaten Bolaang Mongondow. Dalam perkembangan administrasi pemerintahan tersebut, Kecamatan Bolaang Uki menjadi bagian dari Kabupaten Bolaang Mongondow, dengan pusat kecamatan di Molibagu.
Babak ini menandai perubahan penting dari tatanan pemerintahan yang berakar pada sistem kerajaan menuju struktur pemerintahan daerah modern.
Perubahan besar kembali terjadi pada 2008. Kecamatan Bolaang Uki menjadi bagian dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, kabupaten yang berdiri sebagai daerah otonom baru. Molibagu kemudian ditetapkan sebagai ibu kota kabupaten, sekaligus menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat Bolsel hingga sekarang.
Kini, ketika Kecamatan Bolaang Uki memperingati usia ke-177 tahun, perjalanan sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah wilayah tidak hanya dibangun melalui perubahan administrasi dan pembangunan fisik. Ada identitas, nilai adat, kebudayaan, serta perjuangan generasi terdahulu yang turut membentuk karakter masyarakatnya.
Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu yang dibacakan setiap peringatan hari jadi. Sejarah adalah pijakan untuk memahami asal-usul, menghargai warisan leluhur, dan menentukan arah masa depan.
Karena itu, momentum HUT ke-177 Kecamatan Bolaang Uki sepatutnya menjadi ruang refleksi bersama, terutama bagi generasi muda, agar tidak kehilangan hubungan dengan akar sejarah dan kebudayaannya sendiri.
Bolaang Uki telah melewati perjalanan panjang, dari masa kerajaan, perubahan sistem pemerintahan, hingga menjadi bagian penting dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Perjalanan tersebut merupakan warisan kolektif yang patut dijaga, ditelusuri, dan diwariskan secara bertanggung jawab.
Sebab, daerah yang besar bukan hanya daerah yang terus membangun masa depannya, melainkan daerah yang tidak pernah melupakan sejarah yang melahirkan jati dirinya.
Selamat Hari Jadi ke-177 Kecamatan Bolaang Uki, 27 Oktober 2026. Semoga semangat Mositabiana, Mosisandoba agu Mosihotona terus hidup dalam persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tanah leluhur.
(HT)*
PilarBMR | Portal Berita Online Portal Berita Online
