Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak Bolsel, Pemkab Siapkan Lahan BNNK

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL – Masa depan generasi muda tidak boleh dipertaruhkan oleh ancaman narkoba. Di balik setiap anak yang tumbuh, ada cita-cita yang harus dijaga, harapan keluarga yang harus dipelihara, dan masa depan daerah yang harus diselamatkan.

Kesadaran itulah yang menjadi salah satu landasan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Sebagai langkah konkret, Pemkab Bolsel menyiapkan lahan seluas 1.500 meter persegi untuk mendukung rencana pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bolsel.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., saat menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Jemmy Suatan, S.H., M.H., bersama jajaran di Ruang Berkah, Kantor Bupati Bolsel, kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu (14/10/2026).

Lahan berukuran 30 x 50 meter tersebut merupakan aset pemerintah daerah yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan kantor BNNK Bolsel.

“Sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memberantas narkoba, kami merespons dengan menyiapkan lahan seluas 1.500 meter persegi. Pemda siap mendukung berbagai kebutuhan yang dapat menunjang terbentuknya BNNK Bolsel,” ujar Iskandar.

Bukan sekadar menyiapkan lahan, langkah ini menyentuh persoalan yang jauh lebih besar: bagaimana memastikan generasi muda Bolsel tidak kehilangan masa depan akibat narkoba.

Sebab, narkoba bukan hanya persoalan hukum atau keamanan. Ancaman ini juga menyentuh dunia pendidikan, keharmonisan keluarga, kesehatan masyarakat, hingga kesempatan anak-anak muda untuk meraih cita-cita mereka.

Satu generasi yang kehilangan arah berarti harapan banyak keluarga ikut dipertaruhkan. Karena itu, upaya melindungi anak-anak dan remaja dari narkoba tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat.

Bupati Iskandar menilai, keberadaan BNNK di Bolsel diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan, pengawasan, dan pemberantasan peredaran narkotika di daerah.

Posisi geografis Bolsel yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo juga menjadi perhatian tersendiri. Iskandar menyinggung adanya laporan mengenai sejumlah kejadian terkait jalur peredaran narkoba yang melintasi wilayah Bolsel.

Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BNN, serta aparat penegak hukum agar ruang gerak peredaran narkotika dapat dipersempit.

Namun, perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Keluarga harus menjadi tempat pertama bagi anak-anak menemukan perlindungan, sekolah harus menjadi ruang tumbuhnya karakter, dan masyarakat harus hadir sebagai lingkungan yang peduli terhadap keselamatan generasi penerus.

Jangan sampai kita baru menyadari pentingnya menyelamatkan generasi muda ketika cita-cita mereka telah runtuh dan keluarga mereka terlanjur menanggung luka. Pencegahan harus dimulai sejak dini, edukasi harus diperkuat, dan setiap indikasi ancaman narkoba harus ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Jemmy Suatan, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Bupati, Wakil Bupati, jajaran pemerintah daerah, serta anggota DPRD Bolsel terhadap rencana pembentukan BNNK.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan langkah awal sekaligus tindak lanjut dari rencana pembentukan BNNK Bolsel. Hasil pertemuan akan dilaporkan kepada Kepala BNN RI sebagai bagian dari proses koordinasi lebih lanjut.

“Untuk pelaksanaannya, nanti akan dibentuk BNNK Bolsel. Termasuk terkait personel ke depan, akan kita bicarakan lebih lanjut,” jelas Jemmy.

Ia juga mengingatkan bahwa peredaran narkoba dapat menyasar berbagai lingkungan pekerjaan dan aktivitas masyarakat. Wilayah dengan aktivitas pertambangan, misalnya, perlu mendapat perhatian karena berpotensi menjadi salah satu celah masuknya peredaran narkotika.

Pertemuan tersebut turut dihadiri para asisten Sekretariat Daerah, pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD Bolsel, serta jajaran BNNP Sulawesi Utara.

Kini, dukungan awal berupa penyediaan lahan telah disampaikan Pemkab Bolsel. Tahap selanjutnya adalah memastikan koordinasi dan proses pembentukan BNNK berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sebab, yang sedang dipertaruhkan bukan hanya keberadaan sebuah kantor, melainkan ikhtiar bersama menjaga masa depan generasi muda Bolsel. Mereka berhak tumbuh dengan sehat, menempuh pendidikan dengan baik, mengejar cita-cita tanpa bayang-bayang narkoba, dan menjadi generasi yang kelak membangun daerahnya sendiri.

Melindungi generasi muda hari ini berarti menjaga harapan Bolsel untuk hari esok.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Enam Kali Mencoba, Baru Tuhan Membuka Jalan: Kisah Agil Pakaya Menjadi Prajurit TNI

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL – Ada perjuangan yang tidak selalu terlihat oleh mata. Ada keringat …