PILARBMR.COM, KALIMANTAN – Kondisi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dilaporkan semakin mengkhawatirkan. Kepulan asap pekat mulai mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan dilaporkan menyebabkan kesulitan bernapas.
Informasi tersebut diterima PILARBMR.COM dari salah satu kader HMI di Kalimantan, yang menyampaikan kondisi masyarakat di sekitar Pangkalan Bun dan Kotawaringin Lama, termasuk kawasan KM 14 hingga KM 28.
“Kami di daerah mengalami kesulitan dalam bernapas. Jika ada kanda yang di pusat dapat meneruskan laporan secara cepat dan akurat, harapannya bisa segera ditindaklanjuti dalam penanganan kondisi yang sedang kami hadapi saat ini” demikian laporan kader HMI di wilayah
Situasi ini menambah perhatian terhadap ancaman karhutla di Kalimantan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga menyentuh keselamatan dan kesehatan masyarakat serta pengguna jalan.
Di sejumlah jalur yang terdampak asap, jarak pandang pengendara dapat menurun sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Masyarakat yang melintas di kawasan KM 14-28 diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, serta menggunakan masker.
Laporan dari lapangan tersebut diharapkan segera mendapat perhatian dan verifikasi dari pihak terkait, terutama untuk memastikan kondisi kualitas udara, titik api, keselamatan pengguna jalan, serta kebutuhan penanganan masyarakat di wilayah terdampak.
Bagi warga yang mengalami kesulitan bernapas akibat paparan asap, keselamatan dan akses terhadap pertolongan medis harus menjadi prioritas.
(HT)*
PilarBMR | Portal Berita Online Portal Berita Online
