Bupati Bolsel Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Nota Keuangan Ranperda

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL- Bupati Bolaang Mongodow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, SPt menghadiri rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolsel dalam rangka penyampaian Nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2021, Senin (30/08/2021).

Bupati H. Iskandar Kamaru, SPt lewat sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan serta para anggota DPRD kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang telah mengagendakan rapat paripurna hari ini. “Semoga apa yang kita laksanakan mendapat ridho dari Allah. Sebab rapat paripurna yang kesekian kali kita laksanakan ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, sehingganya kita tetap dan terus semangat menjalankan rencana roda pemerintahan, melewati hari demi hari dengan memaksimalkan ikhtiar untuk melanjutkan pembangunan i daerah yang kita cintai. Semoga Pandemi ini dapat segera berlalu.”Ucap Iskandar

Dirinya juga menyampaikan, Sesuai pasal 161 peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, bahwa perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan Silpa tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan serta keadaan darurat atau keadaan luar biasa. “Sejak Pandemi Covid-19 terjadi dan ditetapkan sebagai bencana non alam diawal tahun 2020 yang lalu, berbagai dinamika dalam pengelolaan keuangan daerah terus terjadi hingga saat ini yang mewajibkan pemerintah daerah untuk menyesuaikan dengan peraturan perundangan-undangan yang baru dan berfokus pada penanganan dampak Pandemi Covid-19″ dan Refocussing dan relokasi anggaran telah beberapa kali dilakukan sesuai dengan amanat perundang-undangan” Jelasnya

Lanjutnya, berdasarkan peraturan menteri keuangan nomor 17 tahun 2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya, melajibkan pemerintah daerah untuk mealokasikan anggaran minimal 25 persen dari dana transfer umum untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah dan minimal 8 persen dari dana alokasi umum untuk belanja kesehatan penanganan pandemi Covid-19. “Setelah melalui tahapan pembahasan dan kedepakatan bersama antara pemerintah daerah kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tentang kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021 dan berdasarkan peraturan menteri dalam negeri nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021 maka disusunlah rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD kabupaten Bolsel tahun 2021. Dengan pembahasan yang intensif antara tim anggaran pemerintah daerah dan seluruh perangkat daerah. Pendapatan pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 diasumsikan sebesar Rp 594,7 milyar. Jika dibandingkan dengan target pendapatan pada awal APBD tahun 2021 ini sebesar Rp 604,3 Milyar, target pendapatan turun sebesar Rp 9,5 Milyar atau turun 2 persen. Turun target pendapatan pada rancangan perubahan APBD tahun 2021 disebabkan oleh adanya Refocussing dan realokasi anggaran dana transfer daerah. Walaupun masih dalam masa Pandemi Covid-19 l, pemerintah daerah tetap menggali potensi sumber-sumber pendapatan asli daerah untuk memenuhi target pendapatan tersebut” Tambahnya

Tak hanya itu, belanja pada rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021 juga mengalami pergeseran anggaran seiring dengan perubahan target pendapatan. Secara garis besar dapat kami gambarkan parubahan pada pos belanja yakni, belanja operasi, yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan menjadi sebesar Rp 400 miliyar, berubah menjadi sebesar Rp 395,8 atau turun sebesar 1 persen. Selanjutnya belanja modal, yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 101,9 miliyar turun menjadi sebesar Rp 100,7 miliyar atau turun lebih kurang 1 persen. Kemudian belanja tidak terduga, mengalami peningkatan yang signifikan yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 19,8 miliyar atau naik sebesar 72 persen. Selanjutnya belanja transfer, yang terdiri dari belanja bagi hasil dan belanja bantuan keuangan, tidak mengalami perubahan signifikan atau tetap pada alokasi sebelumnya di angka Rp 107,8 miliyar dan beberapa pembiayaan pada rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021khususnya penerimaan pembiayaan yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 11 miliyar berubah menjadi sebesar Rp 29,5 meliyar.”Dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2921 ini, beberapa program kegiatan yang menjadi fokus dan prioritas pemerintah daerah yaitu, penyediaan anggaran belanja kesehatan untuk penanganan Covid-19 dan dampaknya, berupa penyediaan anggaran insentif tenaga kesehatan dan peningkatan saran prasaranan fasilitas kesehatan dan beberapa lainya” Pungkasnya

Selain dihadiri Bupati dan wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), hadir juga Ketua DPRD Arifin Olii dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah Marzanzius Arvan Ohy, SSTP, Para asisten, para staf ahli, staf khusus, para pimpinan OPD, para camat dan Sangadi.

(HT)

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Program Dangisa dan SI-Patokaan, Bidik Sangadi Dan Remaja Usia Dini Di Bolsel

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM BOLSEL- Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru SPt menghadiri acara Launching Sistem Informasi …