PILARBMR.COM, BOLSEL – Sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU Soguo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mulai mendapat respons serius dari aparat kepolisian.
Tim Unit Respon Cepat (URC) Polres Bolsel turun melakukan patroli dan monitoring di sejumlah SPBU di wilayah hukum Polres Bolsel, Jumat (21/8/2026). Kegiatan dipimpin Kasi Propam Polres Bolsel Ipda Moh. Kamrulah Djnaan, didampingi KBO Reskrim Aiptu Junedi Wiyatno Uno.
Patroli difokuskan pada pengawasan distribusi BBM bersubsidi, termasuk aktivitas pengisian dan penjualan di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penimbunan, penyalahgunaan maupun praktik distribusi yang tidak sesuai ketentuan.
Kepolisian juga mengingatkan pengelola dan petugas SPBU agar menjalankan pelayanan secara transparan, tidak diskriminatif, serta memastikan harga, kuota dan mekanisme penyaluran BBM bersubsidi sesuai aturan.
“BBM bersubsidi adalah hak seluruh rakyat. Kami pastikan penyalurannya tepat sasaran. Tidak boleh ada penimbunan maupun penyelewengan. Jika ditemukan pelanggaran, akan ada tindakan tegas” tegas Ipda Moh. Kamrulah Djnaan
Dari hasil monitoring sementara, Polres Bolsel menyatakan belum menemukan adanya pelanggaran dalam aktivitas SPBU yang dipantau.
Namun, kepolisian menegaskan hasil tersebut bukan berarti pengawasan berakhir. Monitoring akan terus dilakukan, terutama terhadap pola distribusi BBM bersubsidi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Katim Resmob Angin Selatan juga mengaku sejauh ini belum menemukan adanya pelanggaran. Namun, apabila dalam pengawasan berikutnya ditemukan indikasi pelanggaran, pihak yang terbukti terlibat akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.
Pesan kepolisian jelas: distribusi BBM subsidi harus tepat sasaran. Jika ada pihak yang mencoba memainkan kuota, harga, maupun mekanisme penyaluran untuk mendapatkan keuntungan secara melawan aturan, aparat memastikan tidak akan tinggal diam.
Polres Bolsel memastikan pengawasan terhadap SPBU akan terus dilakukan secara rutin guna menjaga hak masyarakat sekaligus menutup ruang bagi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kini perhatian publik tertuju pada pengawasan lanjutan: apakah distribusi solar bersubsidi di SPBU Soguo benar-benar berjalan sesuai aturan, atau justru masih menyimpan persoalan yang perlu dibongkar lebih jauh.
(HT)*
PilarBMR | Portal Berita Online Portal Berita Online
