Di Tengah Semangat Haornas, Bupati Iskandar Titip Rindu Lewat Doa untuk Marwan Makalalag

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL – Di tengah semangat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, sebuah momen hening tiba-tiba menghadirkan rasa haru. Di hadapan seluruh peserta upacara, Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru mengajak seluruh peserta untuk sejenak menundukkan kepala dan mendoakan almarhum Marwan Makalalag.

Nama Marwan bukanlah nama yang asing bagi lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel maupun dunia olahraga daerah. Almarhum pernah mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bolsel, Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar, serta pernah dipercaya sebagai Sekretaris KONI Bolsel.

Karena itu, ketika doa untuk almarhum dipanjatkan dalam momentum Haornas, suasana terasa berbeda. Ada kenangan yang kembali hadir. Ada sosok yang pernah berdiri bersama dalam perjuangan, namun kini hanya bisa dikenang melalui doa.

Bupati Iskandar yang dikenal selalu menyempatkan diri mengenang almarhum dalam berbagai kesempatan, kembali menunjukkan bahwa kepergian seseorang tidak serta-merta menghapus jejak pengabdiannya.

Di tengah riuh semangat olahraga, pagi itu justru terasa sunyi. Bukan karena kehilangan semangat, tetapi karena ada kerinduan kepada seorang sahabat dan putra terbaik daerah yang telah lebih dahulu berpulang.

Marwan pernah memberikan tenaga, pikiran dan pengabdiannya bagi Bolsel. Jejaknya tidak hanya tertinggal di balik jabatan yang pernah diembannya, tetapi juga dalam hubungan kerja, persahabatan dan perjalanan olahraga daerah.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Rahimahullah,” menjadi doa yang mengiringi kenangan terhadap sosok yang telah meninggalkan banyak jejak pengabdian tersebut.

Momen itu menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam Peringatan Haornas 2026 di Bolsel. Sebuah pengingat bahwa pembangunan daerah dan prestasi olahraga tidak lahir begitu saja. Di dalamnya ada banyak tangan yang pernah bekerja, ada keringat yang pernah jatuh, dan ada orang-orang yang mengabdikan hidupnya sebelum akhirnya meninggalkan dunia.

Marwan telah pergi, tetapi pengabdiannya belum selesai bercerita. Namanya tetap hidup dalam kenangan, dan doalah yang menjadi jembatan bagi mereka yang masih merindukannya.

Dari Panango, Haornas 2026 pun tidak sekadar menjadi peringatan tentang olahraga. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat yang sehat, aktif dan bugar adalah fondasi untuk melahirkan generasi yang kuat, berkarakter dan produktif – termasuk atlet-atlet yang kelak mampu mengharumkan nama Bolsel.

Dan pagi itu, di antara semangat untuk menatap masa depan, Bolsel sejenak menoleh ke belakang – mengenang seorang putra daerah yang pernah berjuang, pernah mengabdi, dan kini hanya dapat dipeluk melalui doa.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Perjuangan PBMR Bukan Mimpi Sesaat, AP3BMR Tegaskan Amanah Sejarah Tak Akan Padam

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, KOTAMOBAGU- Perjuangan melahirkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) kembali ditegaskan sebagai agenda sejarah …