Perjuangan PBMR Bukan Mimpi Sesaat, AP3BMR Tegaskan Amanah Sejarah Tak Akan Padam

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, KOTAMOBAGU- Perjuangan melahirkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) kembali ditegaskan sebagai agenda sejarah yang tidak boleh berhenti hanya karena pergantian generasi maupun kepemimpinan.

Hal itu disampaikan Ketua Presidium Pemekaran, Jainudin Damopolii, dalam sambutannya di hadapan para tokoh, pemerintah, dan elemen masyarakat se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), yang digelar di kantor Wali Kota Kotamobagu, senin (07/09/2026).

Menurut Jainudin, perjuangan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya bukanlah sekadar mimpi sesaat. Lebih dari itu, perjuangan tersebut merupakan amanah sejarah dan aspirasi masyarakat BMR yang terus hidup dari generasi ke generasi.

“Perjuangan melahirkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya bukan sekadar mimpi sesaat, melainkan amanah sejarah yang tidak akan pernah berhenti bergerak.”

Ia menegaskan, bukti bahwa perjuangan tersebut memiliki akar yang kuat terlihat dari konsistennya aspirasi masyarakat BMR, meskipun zaman terus berubah.

Generasi berganti, pemimpin datang dan pergi, namun desakan masyarakat BMR untuk berdiri sebagai sebuah provinsi tidak pernah benar-benar padam.

Dari sisi kewilayahan, kata Jainudin, BMR memiliki modal yang kuat untuk menjadi sebuah provinsi. Kesiapan geografis, kekayaan sumber daya alam, serta keberagaman kultur dan budaya menjadi bagian dari kekuatan yang dimiliki kawasan Bolaang Mongondow Raya.

Perjuangan itu pun tidak berhenti pada momentum pertemuan semata. Aliansi Percepatan Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (AP3BMR) memastikan akan terus mengawal setiap tahapan perjuangan pemekaran hingga cita-cita pembentukan Provinsi BMR dapat terwujud.

“Ini adalah perjuangan bersama. Bukan milik satu kelompok, bukan milik satu generasi, dan bukan pula milik satu kepemimpinan. Ini adalah aspirasi masyarakat BMR yang harus terus dikawal” tegasnya

Dengan demikian, perjuangan PBMR kembali diletakkan bukan sekadar sebagai agenda politik pemekaran, tetapi sebagai cita-cita kolektif masyarakat BMR yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena pemimpin boleh berganti, generasi boleh berganti, tetapi cita-cita untuk menghadirkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya tidak boleh kehilangan arah.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Selamat Jalan Putra Terbaik Bolsel, Jejak Pengabdian Marwan Makalalag Tinggalkan Rindu Yang Tak Berkesudahan

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL– Duka mendalam menyelimuti Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) atas berpulangnya …