Adlun Katili Resmi Mendaftar, Pilsang Pangia Diharapkan Jadi Pesta Demokrasi Tanpa Perpecahan

Bagikan Berita ini

PILARBMR.COM, BOLSEL – Langkah menuju kepemimpinan desa bukan sekadar tentang keberanian mencalonkan diri, melainkan tentang kesiapan memikul amanah, mendengarkan suara rakyat, dan merawat harapan masyarakat. Semangat itulah yang kini mewarnai kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Desa Pangia, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Adlun Katili resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Sangadi Desa Pangia dalam tahapan Pilsang Serentak 2026. Pendaftarannya diterima langsung oleh panitia Pilsang yang diketuai Pian Laiya.

Pendaftaran tersebut menjadi langkah awal Adlun Katili untuk mengambil bagian dalam proses demokrasi di tingkat desa. Namun, di balik langkah pencalonan itu, ada harapan yang lebih besar: bagaimana Desa Pangia ke depan dapat tumbuh menjadi desa yang semakin maju, masyarakatnya hidup rukun, dan pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga.

Bagi Adlun, demokrasi seharusnya menjadi jembatan persaudaraan, bukan tembok pemisah di tengah masyarakat.

Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah kontestasi. Namun, persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun hendaknya tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Pangia. Jangan sampai perbedaan dalam menentukan pemimpin justru merenggangkan hubungan keluarga, memutus tali silaturahmi, atau melahirkan permusuhan di antara sesama warga.

“Harapan akan suasana yang harmonis itulah yang perlu dikedepankan dalam proses saat ini. Sebab, membangun desa tidak cukup hanya dengan memenangkan kontestasi, tetapi juga membutuhkan kebersamaan, kepercayaan, dan gotong royong seluruh masyarakat” Ungkap Adlun

Dalam semangat pencalonannya, harapan yang dapat dikedepankan Adlun Katili adalah terwujudnya Desa Pangia yang semakin maju, pelayanan pemerintahan yang terbuka, serta pembangunan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pilsang sebagai ruang menyampaikan gagasan, bukan ajang saling menjatuhkan; tempat menyatukan harapan, bukan memperbesar perbedaan.

Sebab, setiap warga memiliki hak untuk menentukan pilihan, tetapi setiap warga pula memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian desa.

“Kemenangan dalam sebuah kontestasi mungkin hanya diraih oleh satu orang, tetapi kemajuan Desa Pangia harus menjadi kemenangan bersama seluruh masyarakat” Terangnya

Baginya inilah yang patut menjadi pegangan dalam perjalanan demokrasi di Desa Pangia. Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan rakyat, tantangan sesungguhnya bukan berhenti setelah penghitungan suara, melainkan dimulai ketika amanah kepemimpinan harus diwujudkan dalam kerja nyata.

“Masyarakat tentu mendambakan pemimpin yang tidak hanya hadir ketika membutuhkan dukungan, tetapi juga tetap berada di tengah rakyat ketika menghadapi kesulitan. Pemimpin yang mau mendengar sebelum memutuskan, merangkul sebelum melangkah, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Karena Pada akhirnya, Desa Pangia tidak hanya membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan, tetapi juga sosok yang dapat menjaga keharmonisan, memelihara persaudaraan, dan menumbuhkan kepercayaan di tengah masyarakat” Tutup Adlun

Desa yang kuat bukanlah desa tanpa perbedaan, melainkan desa yang mampu merawat perbedaan tanpa kehilangan persaudaraan.

Dan siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Pangia, harapan masyarakat tetap sama: desa semakin maju, kehidupan semakin sejahtera, dan persatuan tetap terjaga.

(HT)*

Komentar Facebook

Baca Juga

Kawal Aspirasi Rakyat, Wakil Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Musrembang

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) hadiri …

Bukan Sekadar Pohon Pinus! Pantai Salongo Timur Mulai Dilirik Investor, Harapan Baru Ekonomi Desa Menguat

Bagikan Berita iniPILARBMR.COM, BOLSEL – Di balik rindangnya pepohonan pinus yang menjulang di pesisir Pantai …