PILARBMR.COM, BOLSEL — Fraksi Trisakti DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menegaskan bahwa Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pandangan Umum Fraksi Trisakti tersebut disampaikan oleh Olivia Paputungan, S.E., dalam Rapat Paripurna Tahap I DPRD Bolsel, Kamis (13/8/2026).
Fraksi Trisakti mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bolsel dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah menyusun dokumen P-APBD 2026 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Namun, Fraksi Trisakti menekankan agar perubahan APBD tidak hanya menjadi penyesuaian angka anggaran, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
Salah satu sorotan utama adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah daerah didorong menggali potensi pendapatan secara inovatif dan terukur, namun tetap memperhatikan kemampuan serta daya beli masyarakat.
Di sisi belanja, Fraksi Trisakti meminta agar anggaran diarahkan pada program yang benar-benar memberikan manfaat langsung bagi rakyat, khususnya sektor pertanian, perikanan, UMKM, kesehatan dan pendidikan.
Fraksi Trisakti juga menyoroti pemanfaatan SiLPA agar dikelola secara produktif dan diarahkan untuk program prioritas, termasuk penyelesaian pembangunan yang tertunda serta percepatan penurunan stunting.
Setelah menyampaikan sejumlah catatan, Fraksi Trisakti menyatakan menerima Rancangan Perda tentang P-APBD 2026 untuk dilanjutkan ke pembahasan melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama TAPD.
Fraksi Trisakti menegaskan akan tetap menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara kritis dan konstruktif, demi memastikan APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Bolsel.
(H)*
PilarBMR | Portal Berita Online Portal Berita Online
